27 April 2026
I.League Klarifikasi Viral Ruang VAR Kosong di Laga Persiba vs PSS

I.League Klarifikasi Viral Ruang VAR Kosong di Laga Persiba vs PSS

Viralterkini.id, Jakarta – Operator kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, I.League, akhirnya buka suara terkait viralnya potongan siaran yang memperlihatkan ruang VAR (Video Assistant Referee) tampak kosong saat laga Persiba Balikpapan kontra PSS Sleman.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (26/4/2026), berakhir imbang 1-1. Namun, perhatian publik justru tertuju pada cuplikan siaran yang menampilkan ruang VAR tanpa terlihat adanya petugas, memicu berbagai spekulasi di kalangan penonton.

Menanggapi hal tersebut, I.League menegaskan bahwa tidak ada kesalahan prosedur dalam operasional VAR pada pertandingan tersebut. Seluruh proses pengambilan keputusan disebut berjalan normal sesuai dengan protokol yang berlaku.

Kronologi Kejadian
Insiden yang memicu polemik terjadi pada menit ke-50. Saat itu, wasit Naufal Aditya melakukan pengecekan VAR usai pelanggaran keras pemain Persiba, Rical Vieri, terhadap pemain PSS, Frederic Injai.

Awalnya, wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun, setelah mendapat komunikasi dari asisten wasit terkait potensi pelanggaran serius, dilakukan peninjauan ulang melalui VAR.

Proses komunikasi antara wasit dan tim VAR berlangsung normal melalui perangkat headset. Kejanggalan muncul ketika wasit menuju monitor di pinggir lapangan untuk melakukan on-field review. Pada momen inilah siaran langsung justru menampilkan ruang VAR yang terlihat kosong, sehingga menimbulkan kebingungan publik.

Setelah meninjau ulang kejadian, wasit memutuskan mengubah keputusannya. Kartu kuning untuk Rical Vieri dibatalkan dan diganti dengan kartu merah, membuat Persiba harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-50.

Penjelasan I.League
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan bahwa seluruh perangkat dan personel VAR—termasuk VAR, AVAR, dan Replay Operator (RO)—berada di posisi masing-masing selama pertandingan berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa potongan tayangan yang beredar disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem siaran, sehingga visual yang muncul tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di ruang VAR.

“I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Ferry dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

“Terkait tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya system error pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR,” lanjutnya.

Ferry menambahkan, setiap proses peninjauan oleh wasit di lapangan tetap dilakukan melalui koordinasi penuh dengan tim VAR di ruang kontrol. Sistem komunikasi dan alur kerja disebut berjalan normal sesuai regulasi kompetisi.

Sebagai penutup, I.League menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas kompetisi serta memastikan penggunaan teknologi VAR berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Operator kompetisi juga mengimbau seluruh pihak agar tidak menarik kesimpulan dari potongan tayangan yang tidak utuh dan tetap merujuk pada informasi resmi yang telah disampaikan. (ma)

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch